Senja di Morosi

Sejatinya kita tidak pernah mencintai orang lain, tidak ada terminologi cinta tak terbalas, atau bertepuk sebelah tangan, kita mencintai tidak sebagaimana mereka mencintai kita, karena pecinta sejati tidak mensyaratkan kata "sebagaimana". 


Kata orang bijak, manusia pada dasarnya hanya mencintai dirinya sendiri, karena apa yang dicintai akan memantulkan kebaikan buat dirinya, mencintai seperti ritual ibadah, ribuan pujian kepada tuhan, jutaan sembah sujud yang kita lakukan tidak akan pernah membuat bertambah dan berkurang keagungan Tuhan. Karena ibadah kita hanya untuk kita, seperti yang diyakini selama ini.


Seperti pagi tadi, kita berangkat dengan cinta, dan senja ini kita pun pulang membawa cinta, menyebrangi sungai dengan pincara tanpa rasa takut, menuruni lembah tanpa waswas, menerobos hutan tanpa khawatir, semua karena cinta, yang mengeluarkan senyawa-senyawa keberanian, memercikan kebahagian. Karena bahagia kita yang rasakan.


Morosi 1 Mei 2021


#morosi #kendari


Komentar

Postingan populer dari blog ini

#berduasaja #menuabersama

Dexter the Vigilante: Menguak Kedalaman Naluri Gelap Manusia

Anak Punk