Anak Punk

Seorang anak muda punk masuk cafe dan memesan kopi.

Dia duduk di pojok dekat bar counter, beberapa pengunjung cafe memperhatikan potongan rambut Mohawknya yang unik berwarna-warni.

Beberapa pengunjung lainya ikut menoleh sebentar, lalu kembali focus ngobrol kembali dengan temanya, kecuali satu orang tua yang duduk tidak jauh dari anak punk tersebut.

Orang tua itu terus memperhatikan anak punk tersebut, sesekali dia manggut-manggut sambil menahan senyum yang hampir meledak menjadi ketawa.

Merasa risih terus diperhatikan, anak punk tersebut menghampiri bapak tua dan bertanya.

“Bapak tua, kenapa kau terus memperhatikan aku, ada yang aneh kah pada diri saya”

“Aah tidak anak muda, cuma terlintas dalam pikiran jangan-jangan kamu anak saya” jawab bapak tua.

“Bagaimana bisa, bapak tua” tanya anak punk tersebut dengan penasaran

“Waktu muda aku juga anak punk, aku lebih nakal dan slebor dari kamu, pernah satu malam saking mabuknya, aku sampai memperkosa seekor burung merak”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#berduasaja #menuabersama

Dexter the Vigilante: Menguak Kedalaman Naluri Gelap Manusia