Berkhidmat pada Prokes

 Sejak Covid melanda, kita diwajibkan memakai Masker, padahal senyum ini terlalu manis untuk tidak diperlihatkan, sedekahku dan sedekahmu berkurang. Kita mematung, membisu, walaupun berdiri dan duduk bersebelahan. Ingin menyapa tapi disergap curiga, jangan-jangan teman ini terjangkiti.


Sampai vaksin sudah disuntikan kita pun bersuka cita, gembira meruah, harapan hidup meningkat. Tapi tidak serta merta kita boleh mengembara sesuka hati, masih ada protokol yang harus kita patuhi, dan sabda para bijak bestari yang mesti kita imani. Perintah siiru fil ardh menjadi usang, atau memang kita harus sedikit mengurangi.


Hari ini kita berkhidmat pada science, pada prokes, tunduk, walaupun tidak dalam bentuk sujud. "itu haram" kata para orang suci yang seluruh hidupnya dihantui kecemasan dan kekhawatiran.


Lalu kapan kita berkehendak, tunggu saja dengan sabar, pasti ada waktunya. yakini saja. Apa yang kita ciptakan, maka kita pula yang bisa mengendalikan. 


Have a good Sunday


Komentar

Postingan populer dari blog ini

#berduasaja #menuabersama

Dexter the Vigilante: Menguak Kedalaman Naluri Gelap Manusia

Anak Punk