Peramal-peramal Digital
Dulu para Raja begitu percaya dengan peramal, bahkan saking percayanya dengan Peramal, dan demi mempertahankan kekuasaanya Firaun sampai tega memerintahkan para tentaranya untuk membunuh setiap anak laki-laki Bani Israil . Agama-agama langit melarang kita untuk mempercayai peramal, bahkan bisa dikategorikan syirik (Menyekutukan Tuhan), dosa yang tak terampuni dengan ganjaran Neraka, karena jikapun benar ramalan para peramal, itu dianggap sebagai kebetulan belaka, lalu bagaimana dengan peramal-peramal digital abad 21, apakah mereka dianggap sebagai para penista-penista agama, dan kita yang percaya dianggap para pendosa. Jika percaya dengan Peramal dianggap dosa, tidak bisa dibayangkan begitu banyak pendosa di Jakarta dan sekitarnya, setiap pagi ribuan orang menggantungkan perjalanannya kepada Madam Waze dan Om Google, ketika Madam waze bilang kepada orang-orang Bekasi untuk hindari jalan tol, dan ambil jalan alternatif Kalimalang atau BKT untuk menuju Jakarta, maka ramai-ra...